01 Oktober 2009

APRESIASI TEATER UPIN IPIN

NAMA : NEFI FITRIANA
KELAS : XI IPA I
MAPEL : ART OF CULTURE
GURU : RONALDO ROZALINO
JUDUL FILM : SELAMAT HARI RAYA



Apresiasi adalah melihat, mendengar, menonton, menanggapi,dan memberi kritikan terhadap suatu hasil karya orang lain yang telah kita saksikan. Dalam apresiasi ini kelas XI diharapkan untuk menulis hasil/kesimpulan dari apresiasi teater/drama/film yang berbau religi yang telah disaksikan. Untuk itu saya akan menceritakan sebuah apresiasi film yang bertokoh UPIN IPIN. Saya tertarik dengan fim ini karena film ini masih berbau religi, unik, dan lucu. Film ini dilakoni oleh 2 orang bocah yang bernama UPIN dan IPIN, seorang nenek yang biasa dipanggil OPA, seorang kakak yang garang tapi baik bernama kak ROS, dan teman-teman UPIN IPIN. Cerita ini memiliki topik tentang hari raya idul fitri. Dan ceritanya yaitu: Suatu hari saat bulan ramadhan UPIN dan IPIN dilatih oleh Opanya untuk berpuasa penuh selama ramadhan. UPIN IPIN pun melaksanakan puasa ramadhan ini dengan senang hati walaupun terkadang IPIN hampir tak kuat menahan lapar dan lemas. Namun, sebagai saudara UPIN selalu memberikan semangat kepada adiknya, IPIN. Begitupun Opa dan kak Ros, mereka selalu memberikan motifasi dan menceritakaan manfaat dari puasa. Opa memberikan sebuah semanat kepada upin ipin dengan cara memberikan uang/ringgit kepada UPIN IPIN agar mereka bersemangat untuk berpuasa penuh selama bulan ramadhan. Di siang hari, UPIN IPIN pergi bermain dengan teman-temannya di halaman rumah. Tiba-tiba UPIN IPIN melihat diantara teman mereka tidak berpuasa, langsung saja UPIN IPIN memberikan sebuah nasehat kepada temannya itu karena UPIN IPIN sudah sering diberi nasehat tersebut oleh Opanya. Setelah itu,temannya menyesal karena tidak berpuasa, sehingga esok harinya temannya pun berpuasa. (Petok....petok...petok.....) terdengar dan terlihat oleh UPIN IPIN seekor ayam jantan lewat di depan mereka, tiba-tiba mereka teringat perkataan kak Ros yang akan memotong dan memasak ayam untuk berbuka puasa. UPIN IPIN pun tak peduli itu ayam siapa, sehingga dikejarnya ayam itu oleh UPIN IPIN dan teman-temannya untuk ditangkap. Saat menangkap ayam itu mereka berlari-lari tak menghiraukan orang yang berada di depannya sehingga banyak orang terjatuh karena tertabrak mereka. Hal ini terjadi sehari sebelum hari raya idul fitri. Idul fitri pun tiba UPIN IPIN berjabat tangan dan meminta maaf kepada Opa dan kak Ros. Kemudian datanglah teman-teman UPIN IPIN ke rumahnya untuk bermaaf-maafan. Opa pun membagikan uang/ringgit kepada UPIN IPIN dan teman-temannya,UPIN IPIN pun diberi uang lebih sebagai hadiah puasa penuh selama sebulan. Setelah itu, Opa memberikan sebuah nasehat bahwa dalam hari raya idul fitri ini kita harus minta maaf kepada semua orang yang pernah kita sakiti atau lukai. Kemudian teringat oleh UPIN IPIN dan teman-temannya bahwa mereka telah berbuat salah kepada orang-orang saat mengejar ayam jantan dalam keadaan tak sadar. Oleh karena itu, mereka bersama-sama pergi untuk meminta maaf kepada orang-orang tersebut. Akhirnyapun orang-orang itu memaafkan mereka, dengan syarat tidak mengulanginya lagi. Demikianlah cerita ringkas tentang UPIN IPIN yang telah saya tulis. Dan ini juga merupakan hasil apresiasi saya dalam menyaksikan sebuah film yang bertokoh UPIN IPIN ini.

0 comments:

Posting Komentar