Merokok
adalah kegiatan mengisap dan mengembuskan asap dari rokok yang dibakar.
Sejarah berkembangnya kebiasaan merokok dimulai ketika para penjelajah
dari Eropa pada tahun 1500-an menemukan bahwa suku Indian mempunyai
kebiasaan merokok daun tembakau di dalam pipa. Mereka kemudian meniru
kebiasaan orang Indian tersebut dengan menanam tembakau secara
besar-besaran di daerah koloninya untuk dijadikan komoditi ekspor.
Merokok kemudian menjadi kebiasaan yang tersebar luas di Eropa pada
tahun 1600-an.
Rokok
mengandung sejumlah zat yang dapat menyebabkan ketergantungan atau
ketagihan. Oleh karena itu, rokok dapat digolongkan sebagai zat adiktif.
selain dapat menyebabkan ketagihan, zat-zat dalam rokok banyak
mengandung racun yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Kini
orang mulai sadar bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan.
Di
dalam asap rokok terkandung zat kimia lebih dari 4.000 jenis. Empat
ratus macam diantaranya merupakan bahan beracun dan 43 macam yang lain
dapat menyebabkan kanker (zat karsinogen). Zat kimia yang terkandung di
dalam rokok tidak saja berbahaya bagi perokok (perokok aktif), tetapi
juga bagi orang yang disekitarnya yang tanpa sengaja ikut menghirup asap
rokok tersebut (perokok pasif). Tabel berikut ini menyajikan beberapa
bahan kimia dalam rokok serta efeknya bagi kesehatan.
Meskipun rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tetapi masih banyak orang yang merokok. Oleh karena itu, dalam setiap kemasan dan iklan rokok selalu disertakan peringatan bahaya merokok. Untuk mengampanyekan bahaya roko bagi kesehatan, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menetapkan tanggal 31 Mei sebagai hari bebas merokok sedunia.
Bahan Kimia
|
Efek
|
Nikotin
|
· Menyebabkan ketagihan
|
· Merusak Jaringan otak
|
|
·
Menyebabkan darah mudah menggumpal
|
|
· Mengeraskan pembuluh
darah arteri
|
|
Tar
|
· Membunuh sel-sel pada
saluran pernapasan dan paru-paru
|
· Meningkatkan produksi lendir
dan cairan paru-paru
|
|
·
Menyebabkan kanker
paru-paru
|
|
Karbon monoksida
|
· Meracuni darah karena mengikat hemoglobin darah 200 kali
lebih kuat daripada oksigen
|
Zat-zat Karsinogen
|
·
Merangsang tumbuhnya
sel-sel kanker di dalam tubuh
|
Iritan
|
· Merusak Saluran
pernapasan dan kantong udara pada paru-paru
|
·
Membunuh sel-sel pada
perrmukaan saluran pernapasan
|
Meskipun rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tetapi masih banyak orang yang merokok. Oleh karena itu, dalam setiap kemasan dan iklan rokok selalu disertakan peringatan bahaya merokok. Untuk mengampanyekan bahaya roko bagi kesehatan, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menetapkan tanggal 31 Mei sebagai hari bebas merokok sedunia.







0 comments:
Posting Komentar