24 Agustus 2016

Efek Bahan Kimia dalam Rokok bagi Kesehatan

Merokok adalah kegiatan mengisap dan mengembuskan asap dari rokok yang dibakar. Sejarah berkembangnya kebiasaan merokok dimulai ketika para penjelajah dari Eropa pada tahun 1500-an menemukan bahwa suku Indian mempunyai kebiasaan merokok daun tembakau di dalam pipa. Mereka kemudian meniru kebiasaan orang Indian tersebut dengan menanam tembakau secara besar-besaran di daerah koloninya untuk dijadikan komoditi ekspor. Merokok kemudian menjadi kebiasaan yang tersebar luas di Eropa pada tahun 1600-an.

Rokok mengandung sejumlah zat yang dapat menyebabkan ketergantungan atau ketagihan. Oleh karena itu, rokok dapat digolongkan sebagai zat adiktif. selain dapat menyebabkan ketagihan, zat-zat dalam rokok banyak mengandung racun yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Kini orang mulai sadar bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan.

Di dalam asap rokok terkandung zat kimia lebih dari 4.000 jenis. Empat ratus macam diantaranya merupakan bahan beracun dan 43 macam yang lain dapat menyebabkan kanker (zat karsinogen). Zat kimia yang terkandung di dalam rokok tidak saja berbahaya bagi perokok (perokok aktif), tetapi juga bagi orang yang disekitarnya yang tanpa sengaja ikut menghirup asap rokok tersebut (perokok pasif). Tabel berikut ini menyajikan beberapa bahan kimia dalam rokok serta efeknya bagi kesehatan.



Bahan Kimia
Efek
Nikotin
· Menyebabkan ketagihan
· Merusak Jaringan otak
· Menyebabkan darah mudah menggumpal
· Mengeraskan pembuluh darah arteri
Tar
· Membunuh sel-sel pada saluran pernapasan dan paru-paru
·  Meningkatkan produksi lendir dan cairan paru-paru
·  Menyebabkan kanker paru-paru
Karbon monoksida
·  Meracuni darah  karena mengikat hemoglobin darah 200 kali lebih kuat daripada oksigen
Zat-zat Karsinogen
·  Merangsang tumbuhnya sel-sel kanker di dalam tubuh
Iritan
·  Merusak Saluran pernapasan dan kantong udara pada paru-paru
·  Membunuh sel-sel pada perrmukaan saluran pernapasan






















Meskipun rokok sangat berbahaya bagi kesehatan tetapi masih banyak orang yang merokok. Oleh karena itu, dalam setiap kemasan dan iklan rokok selalu disertakan peringatan bahaya merokok. Untuk mengampanyekan bahaya roko bagi kesehatan, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menetapkan tanggal 31 Mei sebagai hari bebas merokok sedunia.


0 comments:

Posting Komentar