Kolesterol
merupakan senyawa bertekstur lembek dan terdapat diantara lemak dalam aliran
darah dan semua sel tubuh. Ada dua jenis kolesterol yang kita kenal, yaitu Low
Density Lipoprotein (LDL) atau disebut juga dengan kolesterol jahat, dan
High-density Lipo Protein (HDL) yang disebut juga dengan kolesterol baik.[1]
Dewasa
ini orang-orang baik tua maupun muda sudah banyak yang mengeluhkan sakt pusing
atau sakit akibat gejala kolesterol tinggi. Kolesterol tinggi atau
hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah
melampaui kadar yang normal. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan
resiko terkena penyakit serius. Penyakit yang mengintai penderita kolesterol
tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada
pembuluh darah, seperti stroke dan serangan jantung. Menurut laporan WHO pada
tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 % penduduk Indonesia memiliki kadar
kolesterol lebih tinggi dan batas normal yang baik untuk kesehatan. Artinya
sepertiga penduduk Indonesia beresiko tinggi terkena penyakit arteri. Kelebihan
kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. Namun, kondisi ini juga bisa
terjadi akibat faktor keturunan.[2]
Selain
itu, kelebihan kolesterol juga bisa disebabkan karena kurangnya memperhatikan
menu makanan yang dimakan setiap harinya. Karena seiring berkembangnya zaman,
jenis makanan yang disajikan oleh para pembuat makanan kini menjadi banyak
jenis makanan yang kurang sehat jika dikonsumsi dalam jangka panjang, contohnya
saja makanan cepat saji. Namun di samping itu juga terdapat sumber makanan yang
dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah seperti gorengan, kuning telur,
cumi-cumi, otak sapi, telur puyuh, dan minuman berbahaya seperti minuman
beralkohol dan minuman yang dibuat dengan ragi.
Oleh karena itu, untuk menjaga tubuh kita agar tidak terkena dampak kolesterol tinggi pada darah maka kita harus rajin berolahraga dan mengatur pola hidup sehat dan pola makan sehat. Untuk mengetahui jenis apa saja makanan yang dapat menurunkan kolesterol dalam darah maka di bawah ini akan dijabarkan beberapa makanan yang mampu mencegah atau menurunkan kolesterol tinggi pada darah.
Buah
Alpukat
Alpukat
adalah sumber dari lemak tak jenuh tunggal, jenis lemak yang benar-benar dapat
membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL sambil menurunkan kadar kolesterol
jahat (LDL). Alpukat mengandung beta-sitosterol, yakni lemak nabati untuk
mengurangi jumlah kolesterol yang diserap dari makanan. Karena alpukat cukup
tinggi kalori dan lemak maka sebaiknya jangan terlalu sering untuk dikonsumsi.
Bawang
Putih
Bawang
putih juga bisa dijadikan sebagai obat kolesterol tinggi alami. Menurut
penelitian yang dilakukan menunjukkan jika sekitar 900mg dari bawang putih
mentah yang dikonsumsi setiap hari bisa membantu menurunkan kolesterol mencapai
9-12%. Dan bawang putih mentah adalah salah satu obat kolesterol tinggi alami
yang terbaik yang bisa anda tambahkan ke dalam salad. Dressing minyak zaitun,
atau juga sebagai salah satu hiasan di dalam sup dan sandwich anda.
Gandum
Gandum
merupakan salah satu makanan untuk mencegah kolesterol tinggi yang lain dengan
kandungak yang baik yang ada di dalamnya. Salah satu penelitian yang dilakukan
menunjukkan bahwa pengaruh buruk akibat dari kolesterol tinggi yang bisa
diminimalisir oleh geta-glucan, misalnya jenis serat yang hadir di dalam
gandunm. Dan sekitar dari 4-10% kadar kolesterol yang sudah terbukti membantu
mengatasi masalah kolesterol tinggi.
Buah
Apel
Makanan
untuk mencegah kolesterol tinggi jenis ini adalah buah apel mengandung serat
larut dan tidak larut sangat tinggi. Maka tubu akan jauh lebih sehat jika
sering memakan buah apel. Kedua serat yang terdapat pada apel kemudian akan
melakukan kerja sama untuk membantu menurunkan kolesterol, mencegah terjadinya
arteri yang mengalami pengerasan, dan juga membantu melindungi tubuh dari
serangan jantung serta penyakit stroke.
Makanan
yang sudah ditambahkan dengan sterol dan stanol
Susunan
molekul kedua zat tersebut hampir serupa dengan kolesterol, sehingga dapat
terkumpul bersama dalam saluran pencernaan. Keduanya akan mencegah kolesterol
diserap ke dalam aliran darah, sehingga keluar bersama sisa makanan. Sekitar 2
gram tanaman sterol atau stanol per hari dapat menekan kolesterol LDL sekitar
10 persen. Sterol dan stanol terkandung dalam berbagai jenis biji-bijian,
buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Kemampuan keduanya dalam menurunkan
kolesterol, menarik pihak produsen makanan untuk menambahkannya ke dalam
beberapa jenis makanan, seperti margarin, jus jeruk, dan sereal.
Buah
dan sayuran yang kaya antioksidan
Buah
dan sayuran yang kaya antioksidan dapat menurunkan tingkat kolesterol tinggi
dan juga melindungi jantung. Jenis buah dan sayuran yang baik untuk kesehatan
jantung dan menurunkan kolesterol adalah: blueberry, strawberry, acai berry,
blackberry, cranberry, jambu biji, mangga, kubis, brokoli, paprika, cabai,
aprikot, mangga, labu, ubi jalar, wortel, dan bayam. Sebaiknya Anda memasukan
porsi buah dan sayuran di setiap kali Anda makan.
Kedelai
Kedelai
dan aneka jenis makanan yang terbuat darinya, seperti tahu, tempe dan susu
kedelai, disebut-sebut sebagai salah satu makanan penurun kolesterol tinggi
yang ampuh. Analisis menunjukkan bahwa mengkonsumsi 25 gram protein kedelai per
hari (10 ons tahu atau 2 1/2 cangkir susu kedelai) dapat menurunkan LDL sebesar
5% sampai 6%.
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan
seperti almond dan kenari juga mampu menurunkan kolesterol tinggi, karena
kandungan asam lemak tak jenuh ganda, yang juga baik bagi kesehatan pembuluh
darah. Untuk mendapatkan hasil terbaik jangan makan kacang-kacangan yang sudah
dicampur garam atau gula.
Ikan
yang mengandung asam lemak omega-3
Ikan
yang mengandung asam lemak omega-3 seperti ikan kembung, sarden, tuna dan
salmon. Selain menurunkan tingkat kolesterol jahat, Omega 3 juga sangat baik
untuk kesehatan jantung dan menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah serta
risiko kematian mendadak akibat serangan jantung.
Teh
Hitam
Disamping
bisa berguna untuk pencegahan kanker, teh hitam ternyata juga mampu untuk
menurunkan kadar kolesterol tinggi. Berdasarkan penelitian dari USDA teh hitam
dapat menurunkan kolesterol tinggi hingga 10% hanya dalam waktu 3 minggu.
Cokelat
Coklat
adalah bahan pangan untuk camilan, dan mengandung antioksidan serta flavonoid yang
berguna untuk menurunkan kolesterol. Coklat juga akan melepaskan stres atau
ketegangan tubuh.
Yoghurt
Makanan
ini bebas lemak, dan kaya protein, kalsium, mikroorganisme (Lactoballius sp)
yang membantu menurunkan kolesterol tinggi.
Beras
Merah
Beras
merah mengandung Vitamin B, selenium, magnesium dan fitonutrien. Beras merah
dapat dipakai untuk menurunkan kadar lemak darah. Kandungan serat tinggi dalam
beras merah juga akan membantu menurunkan gula darah.










0 comments:
Posting Komentar