Saraf adalah bagian yang sangat
penting di dalam tubuh kita. Dengan adanya saraf kita dapat melakukan apa pun
karena saraf merupakan organ yang bertugas mengirimkan sinyal dari seluruh
bagian tubuh kita ke dalam otak. Namun, bagaimana saraf kita tidak dapat
berfungsi sebagai mana mestinya atau mengalami gangguan? Gangguan yang
menyerang sistem saraf inilah yang biasa disebut dengan penyakit Parkinson.
Gangguan ini biasanya dialami oleh mereka yang telah berusia lanjut, namun
tidak berarti yang masih berusia muda tidak bisa terkena parkinson, hanya saja
resiko usia muda tidak besar seperti yang berusia lanjut. Gejala yang banyak
diketahui orang-orang selama ini terkait penyakit parkinson ini adalah berupa
terjadinya tremor atau gemetaran. Namun gejala-gejala penyakit parkinson pada
tahap awal cukup sulit dikenali, contohnya:
· Merasakan
lemah atau terasa lebih kaku pada bagian tubuh
· Rasa
Gemetaran halus pada salah sat tangan pada saat beristirahat
Setelah gejala awal di atas, maka
akan timbul gejala-gejala yang akan dialami oleh penderita penyakit Parkinson,
diantaranya:
· Tremor akan
semakin parah dan menyebar
· Otot
akan terasa kaku dan tak fleksibel
· Pergerakan
jadi lambat
· Berkurang
keseimbangan dan koordinasi tubuh
Para penderita penyakit ini bisa
pula mengalami gejala fisik dan psikologis lainnya seperti depresi, konstipasi,
insomnia (sulit tidur), kehilangan indera/rasa penciuman atau anosmia, bahkan
hinhha muncul masalah daya ingat.
Penyakit parkinson ini terjadi
karena kerusakan pada kumpulan sel-sel saraf di bagian bawah otak besar yang
akan menyebabkan gerakan-gerakan yang tidak perlu pada bagian-bagian anggota
tubuh. Misalnya, otot-otot pada lengan yang kadang-kadang kontraksi dan
relaksasi sehingga tangan menjadi bergetar atau tremor. Kerusakan itu juga
dapat menyebabkan kontraksi yang
berkelanjutan pada otot bagian tubuh yang lain , misalnya pada otot wajah, yang
menyebabkan wajah menjadi kaku, sehingga kelihatan seperti topeng. Keadaan seperti
inilah disebut dengan parkinson. Penyakit parkinson tidak menyerang batang
otak, sehingga penglihatan, pendengaran, dan kecerdasan penderita tidak
terganggu. Selain itu, penyakit ini adalah jenis penyakit yang menyebabkan
kemampuan otot menurun dengan drastis sehingga membuat penderitanya tidak bisa
melakukan apa-apa. Namun, Parkinson bukanlah penyakit yang menular.








0 comments:
Posting Komentar