23 Agustus 2016

Mengapa Anak-anak Ngompol? Ini Dia Penyebab Ilmiahnya

Kebiasaan bayi maupun balita mengompol bukanlah hal yang asing dimanapun berada. Karena kebiasaan mengompol tersebut memang suatu hal yang wajar dialami oleh bayi maupun balia pada masanya. Hal ini dikarenakan memang mereka yang masih belum nalar atau mengerti tentang mengompol itu sendiri. Namun, disisi lain juga masih banyak orang tua yang belum mengerti alasan ilmiah mengapa anak-anak mereka selalu mengompol, yang mereka tahu hanya karena memang anak-anak mereka masih belum nalar. Dengan demikian, dibawah ini akan dijelaskan mengenai alasan ilmiah penyebab anak-anak sering mengompol.

Pengeluaran urine dari kandung kemih diatur oleh otot-otot sphincter. Ada dua otot sphincter, yaitu sphintcer luar dan sphincer dalam. Kedua otot ini dikoordinasi oleh dua saraf yang berbeda. Otot sphincter dalam diatur oleh saraf tak sadar sedangkan otot sphincter luar diatur oleh saraf sadar.Rerata volume kandung kemih kita adalah antara 700-800 ml. Bila jumlah urin pada kandung kemih akan memberi tanda pada sumsum tulang belakang bagian bawah. Impuls ini akan memicu refleks kencing. Impuls para simpatik dari sumsum tulang belakang yang mencapai dinding kandung kemih, mengakibatkan otot sphincter dalam mengendor/relaksasi. Kemudian otak mengirim sinyal pada sphincter luar untuk relaksasi, maka mengalirlah urin ke luar.

Kita dapat menahan kencing karena otak kitasecara sadar dapat mengatur kontraksi dan relaksasi otot sphincter luar. Meskipun refleks relaksasi sphincter dalam telah terjadi, bila sphincter luar tetap kontraksi maka urine tidak dapat keluar. Pada anak-anak usia 2 tahun ke bawah, neuron/sel-sel saraf yang mengatur kontraksi otot sphincter luar belum berkembang sempurna. Itulah mengapa mereka belum dapat mengontrol pengeluaran urine mereka alias ngompol.

Ngompol yang terjadi pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh gangguan saraf spinal yang mengatur kandung kemih, saraf kontraksi uretra, iritasi atau abnormalitas kandungan urine, sakit pada kandung kencing atau karena stres/tekanan emosi.

0 comments:

Posting Komentar